
Daftar Isi
Waktu terbaik untuk terbang
1. Pilih penerbangan yang tiba pada sore atau menjelang malam
2. Untuk perjalanan ke Eropa, penerbangan malam sering lebih ideal
3. Hindari jadwal yang membuat kamu tiba tengah malam
Cara mencegah jet lag sebelum dan selama penerbangan
1. Ubah jadwal tidur beberapa hari sebelum berangkat
2. Perbanyak minum air putih
3. Tidur mengikuti waktu negara tujuan
4. Bergerak secara berkala
Jakarta, carolinabeachfamilycampground Indonesia
—
Kamu hendak bepergian jauh naik
pesawat
dan ingin terhindar dari jet lag? Coba pilih waktu terbaik untuk terbang ini agar tidak jet lag.
Dikutip dari
Forbes
,
jet lag
adalah kondisi ketika jam biologis tubuh tidak sesuai dengan waktu di negara tujuan. Kondisi ini sering terjadi saat melakukan perjalanan jauh yang melewati beberapa zona waktu, seperti dari Indonesia ke Eropa, Amerika Serikat, atau sebaliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibatnya, tubuh bisa merasa lelah, sulit tidur, mengantuk di siang hari, hingga sulit berkonsentrasi. Meski sulit dihindari sepenuhnya, ada beberapa cara yang bisa membantu mengurangi risiko jet lag, termasuk memilih waktu penerbangan yang tepat.
Waktu terbaik untuk terbang
Simak kapan waktu yang terbaik untuk melakukan perjalanan udara supaya tidak mengalami jet lag.
1. Pilih penerbangan yang tiba pada sore atau menjelang malam
Melansir dari situs
Travel Leisure
, banyak pakar perjalanan menyarankan waktu terbaik untuk terbang agar tidak jet lag adalah penerbangan yang membuat kamu tiba di tujuan sekitar pukul 14.00 hingga 17.00 waktu setempat.
Alasannya, kamu masih memiliki waktu untuk terkena sinar matahari dan beraktivitas ringan sebelum tidur malam. Paparan cahaya alami membantu tubuh lebih cepat menyesuaikan diri dengan zona waktu baru.
Bagi wisatawan Indonesia yang bepergian ke Eropa atau Timur Tengah, jadwal tiba pada sore hari biasanya lebih nyaman dibanding tiba pagi hari dalam kondisi kurang tidur.
2. Untuk perjalanan ke Eropa, penerbangan malam sering lebih ideal
Penerbangan dari Jakarta ke kota-kota Eropa umumnya memakan waktu lebih dari 12 jam. Jika berangkat malam dari Indonesia, kamu bisa mencoba tidur selama perjalanan dan tiba pada pagi atau siang hari di tujuan.
Cara ini membantu tubuh menyesuaikan pola tidur dengan waktu setempat, meski efeknya bisa berbeda pada setiap orang.
3. Hindari jadwal yang membuat kamu tiba tengah malam
Tiba di negara tujuan pada tengah malam bisa membuat proses adaptasi lebih sulit. Selain tubuh yang lelah, pilihan transportasi dan aktivitas juga lebih terbatas.
Sebisa mungkin pilih jadwal yang memungkinkan kamu tiba saat masih ada aktivitas di luar ruangan sehingga tubuh mendapat sinyal waktu baru dari lingkungan sekitar.
Cara mencegah jet lag sebelum dan selama penerbangan
Tak hanya memilih waktu yang tepat, situs Qantas juga mengatakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah jet lag, yakni:
1. Ubah jadwal tidur beberapa hari sebelum berangkat
Jika bepergian ke negara yang waktunya lebih cepat dari Indonesia, cobalah tidur 30 hingga 60 menit lebih awal selama beberapa hari sebelum keberangkatan.
Sebaliknya, jika menuju negara dengan waktu lebih lambat, kamu bisa tidur sedikit lebih malam dari biasanya.
2. Perbanyak minum air putih
Kabin pesawat memiliki tingkat kelembapan yang rendah sehingga tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi. Kondisi ini dapat memperparah gejala jet lag.
Minumlah air putih sebelum, selama, dan setelah penerbangan. Kurangi konsumsi alkohol serta minuman berkafein berlebihan karena dapat mengganggu kualitas tidur.
3. Tidur mengikuti waktu negara tujuan
Setelah naik pesawat, ubah jam tangan atau ponsel ke waktu negara tujuan. Jika di tujuan sudah malam, cobalah tidur. Jika masih siang, usahakan tetap terjaga.
Cara sederhana ini membantu tubuh mulai menyesuaikan ritme biologis lebih cepat.
4. Bergerak secara berkala
Duduk terlalu lama selama penerbangan dapat membuat tubuh terasa pegal dan lemas. Luangkan waktu untuk berjalan di lorong pesawat atau melakukan peregangan ringan setiap beberapa jam.
Selain meningkatkan sirkulasi darah, tubuh juga akan terasa lebih segar saat tiba di tujuan.
Demikian waktu terbaik untuk terbang agar tidak jet lag dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.
(sac/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video carolinabeachfamilycampground]
Baca lagi: Israel Makin Nekat Bikin 100 Permukiman Ilegal di Tepi Barat Palestina
Baca lagi: Daftar 6 Tim Negara Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Baca lagi: Jelang Prambanan Jazz 2026: Lineup Lengkap dan Harga Tiket




16 Responses
Terima kasih atas informasi yang terus diperbarui. Sangat membantu. https://netvouz.com/url/0adbc36cc695238694a399a1cbcce540
Pembahasannya terasa alami dan tidak berlebihan. Sangat nyaman dibaca. https://king88comguru.amebaownd.com/posts/54830173/
Artikel ini adalah standar tertinggi dari sebuah karya tulis digital yang edukatif http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9324-2/
Karya yang sangat genius! Kaya ilmu dan disajikan dengan cara yang amat kreatif. Terima kasih banyak, Penulis http://www.kufirst.center.ku.ac.th/8597-2/ terus berikan yang terbaik ya
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://pastebin.com/u/layermoney58 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Ngebantu banget penjelasannya, mantap! Sekalian share aja, buat kalian yang butuh materi serupa bisa cek https://loanforyours.firebaseapp.com/loans-are-money.html saya dapet banyak info juga dari sana.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://protocol.ooo/en/users/epicureannycom/following juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Penulis menyodorkan alternatif penyelesaian masalah yang sangat efisien dari sudut pandang alokasi sumber daya https://el.wikipedia.org/wiki/%CE%A7%CE%B1%CE%BD%CE%BF%CF%85%CE%BA%CE%AC
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke http://beyondct.squarespace.com/restitution-des-ateliers/2005/1/12/jeux-en-team-building-anim-par-sophie-zakowetz-et-franois-michel.html, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di https://www.evilmadscientist.com/forums/users/txlyon/ ya guys.
Artikel ini laksana laboratorium pemikiran yang sukses menguji dan mengonfirmasi keabsahan sebuah hipotesis secara ilmiah http://foobar2000.xrea.jp/index.php?Playlist+Tree+%E8%A7%A3%E8%AA%AC
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://kldp.org/comment/400150 yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke https://kldp.org/comment/268750 deh, lumayan nambah wawasan.
Saya akan membagikan artikel ini kepada teman yang membutuhkan informasi serupa. Saya juga menyarankan melihat https://wpsites.ucalgary.ca/gilkaplan/tag/celiac-disease/.
Terima kasih atas artikel yang sangat informatif. Semoga semakin banyak tulisan berkualitas seperti ini. Saya juga mengikuti referensi dari [http://www.geocities.ws/grayme_reborn/tea.html](http://www.geocities.ws/grayme_reborn/tea.html).
Saya menghargai kualitas tulisan yang konsisten seperti ini. Sebagai tambahan, saya juga mengunjungi [https://us-southeast-1.linodeobjects.com/best-gold-ira/approved-ira-custodians-for-gold-locations98/can-i-buy-gold-in-with-ira-money.html](https://us-southeast-1.linodeobjects.com/best-gold-ira/approved-ira-custodians-for-gold-locations98/can-i-buy-gold-in-with-ira-money.html).