
Jakarta, carolinabeachfamilycampground Indonesia
—
Turis dari 9 negara tertentu di
Thailand
bisa dengan mudah bertransaksi menggunakan cross-border QR payment atau
kode QR
lintas batas. Sebagian besar adalah negara tetangga di
ASEAN
, Indonesia termasuk di antaranya.
Thailand sendiri ingin memperkuat pariwisata digital dan mendorong turis melakukan pengeluaran dengan lancar dengan kampanye “Pay Like a Local” yang artinya bayar seperti warga lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun peluncuran sistem pembayaran ini dilakukan atas kerja sama antara Otoritas Pariwisata Thailand (Tourism Authority of Thailand/TAT) dan Bank Sentral Thailand. Lalu, turis dari negara mana saja yang bisa menggunakan sistem pembayaran kode QR lintas batas?
Daftar negara yang bisa transaksi pakai QR di Thailand
Mengutip
VN Express
, ada 9 negara yang bisa menggunakan sistem pembayaran ini. Seluruhnya merupakan negara Asia dengan komposisi negara Asia Tenggara yang paling banyak:
Indonesia
China
Singapura
Malaysia
Vietnam
Korea Selatan
Laos
Kamboja
Hong Kong
Turis dari berbagai negara ini bisa menggunakan aplikasi perbankan digital domestik atau e-wallet mereka untuk melakukan pembayaran ke berbagai merchant di Thailand menggunakan kode QR. Para turis pun tak perlu lagi repot-repot menukar mata uang baht.
TAT berharap inisiatif ini bisa meningkatkan kenyamanan perjalanan dan memperkuat kepercayaan turis mancanegara. Di sisi lain, kemudahan pembayaran ini juga bisa membantu bisnis Thailand beradaptasi dengan sistem pembayaran digital.
Adapun pedagang Thailand yang berpartisipasi bisa mendaftar melalui bank-bank terkemuka di negara tersebut dan mitra pembayaran internasional, termasuk Alipay, WeChat Pay, serta UnionPay.
Terkait volume kunjungan pariwisata Thailand, dalam lima bulan pertama pada 2026, jumlah turis asing yang masuk mencapai 14 juta orang.
Kunjungan ini menghasilkan sekitar 679,27 miliar baht (sekitar Rp367 triliun). Jumlah ini menurun 2,3 persen dibandingkan periode sama pada 2025.
Cara kerja cross-border QR payment
Mengutip
NDTV
, saat belanja atau makan di merchant yang berpartisipasi dengan sistem pembayaran kode QR, turis hanya perlu membuka aplikasi perbankan atau e-wallet yang memang didukung sistem ini.
Seperti pembayaran QR yang sering kita lakukan, turis di Thailand hanya perlu meminda kode QR di merchant, memeriksa jumlah tagihan, menyetujui pembayaran, lalu transaksi selesai secara digital.
Pembayaran pun diproses dengan aman melalui bank dan mitra pembayaran yang memang berpartisipasi menggunakan sistem pembayaran ini.
Thailand sendiri mendorong bisnis di seluruh sektor pariwisata untuk mengadopsi sistem pembayaran ini.
Jadi, jangan heran kalau Anda berkunjung ke Thailand, akan makin sering menemukan opsi pembayaran QR di tempat wisata, restoran, pusat perbelanjaa, toko suvenir, hotel, hingga merchant lainnya.
Thailand juga mengumumkan program ini akan terus berkembang. Ke depannya, akan ada lebih banyak negara yang ditambahkan ke dalam daftar.
(rti)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video carolinabeachfamilycampground]
Baca lagi: Rupiah Lesu ke Rp17.977 per Dolar AS Pagi Ini
Baca lagi: Perburuan Mencekam Bandar Narkoba: Aipda Yudhie Tewas, 2 Polisi Hilang
Baca lagi: Apakah Pemilik Nomor HP Lama Wajib Registrasi Face Recognition?




20 Responses
Artikel ini adalah standar tertinggi dari sebuah karya tulis digital yang edukatif http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9324-2/
Sebuah pencapaian luar biasa yang patut dicontoh oleh semua kreator konten di internet http://www.kufirst.center.ku.ac.th/post5/
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=2000, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1160 yaa.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://lb02.smashwords.com/profile/view/SteveKuhn deh, lengkap parah!
Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan informasi saya saat ini. Selain artikel ini, saya juga menemukan rujukan pendukung di https://www.sitelike.org/similar/naijahall.com.ng/ yang membahas isu terkait secara ekstensif.
Daya guna artikel ini melampaui ekspektasi saya. Ini adalah panduan bertahan hidup di industri modern http://www.kufirst.center.ku.ac.th/rains_ku/
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://pxhere.com/de/photographer/4505044 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Artikel ini sukses merobohkan bias-bias lama melalui argumentasi yang berpijak pada objektivitas murni https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=5604&type=site&rel=1
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://www.evilmadscientist.com/forums/users/seauvx/ juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://kldp.org/comment/352006 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Setiap segmen dalam artikel ini disusun dengan rigiditas akademik yang tinggi, menjadikannya sebuah rujukan literasi yang sangat berwibawa https://chrome-stats.com/d/io.kodular.webstech65.Tennis_Machines_Tips
Terima kasih atas artikel yang sangat informatif. Semoga semakin banyak tulisan berkualitas seperti ini. Saya juga mengikuti referensi dari [http://www.geocities.ws/grayme_reborn/tea.html](http://www.geocities.ws/grayme_reborn/tea.html).
Pembahasannya singkat tetapi tetap padat informasi. Saya juga menyimpan tautan [https://www.siteprice.org/competitors/fizikselsunucukiralama.com](https://www.siteprice.org/competitors/fizikselsunucukiralama.com) untuk dibaca nanti.
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di https://kldp.org/comment/274761.
Sebuah dokumen pemikiran yang kaya akan parameter valid, esensial untuk dijadikan rujukan riset lanjutan. https://coursework.uma.ac.id/index.php/ekonomi/article/view/1329
Penulis sukses mengintegrasikan berbagai variabel menjadi satu kesatuan narasi yang utuh dan valid. https://coursework.uma.ac.id/index.php/teknik/login
Gaya ulasannya sangat dinamis, seolah-olah kita sedang berdiskusi langsung dengan pikiran sang penulis http://jp-mix.sakura.ne.jp/wp_02/?page_id=6
Membaca untaian kalimat di artikel ini memberikan ketenangan sekaligus stimulasi mental yang seimbang https://coursework.uma.ac.id/index.php/ekonomi/index
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1200933987 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.