
Daftar Isi
Alasan penumpang pesawat dianjurkan banyak minum air
Cara tetap terhidrasi saat naik pesawat
1. Minum air sebelum naik pesawat
2. Bawa botol minum sendiri
3. Minum sedikit tetapi rutin
4. Konsumsi buah dan sayur kaya air
5. Batasi konsumsi alkohol
6. Perhatikan asupan kafein
7. Jangan sengaja mengurangi minum
Jakarta, carolinabeachfamilycampground Indonesia
—
Penumpang pesawat dianjurkan untuk banyak minum
air putih
, terutama saat menempuh penerbangan jarak jauh. Anjuran ini bukan tanpa alasan.
Selama berada di dalam
pesawat
, tubuh berisiko kehilangan cairan lebih cepat dibandingkan saat beraktivitas di darat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi tersebut dapat memicu berbagai keluhan, mulai dari rasa haus, mulut kering, hingga tubuh terasa lebih lelah dari biasanya. Lantas, apa alasan penumpang pesawat mesti banyak-banyak minum air selama penerbangan?
Alasan penumpang pesawat dianjurkan banyak minum air
Dikutip dari laman
Health
, kabin pesawat memiliki tingkat kelembapan udara yang jauh lebih rendah dibandingkan di daratan atau lingkungan tempat kita tinggal.
Udara yang kering membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui kulit dan setiap embusan napas. Akibatnya, penumpang bisa mengalami berbagai gejala dehidrasi seperti rasa haus, mulut kering, sakit kepala, kelelahan, hingga pusing.
Risiko ini cenderung meningkat pada penerbangan berdurasi panjang karena tubuh berada lebih lama dalam lingkungan dengan kelembapan rendah.
Hal serupa juga dijelaskan oleh dokter spesialis kedokteran perjalanan Anamaría Teino, dikutip
Finavia
.
Menurutnya, pada ketinggian jelajah pesawat, udara menjadi lebih kering dan kadar oksigen lebih rendah dibandingkan di permukaan tanah. Karena itu, tubuh membutuhkan asupan cairan lebih banyak selama penerbangan.
“Untuk setiap jam berada di pesawat, sebaiknya minum sekitar 0,2 hingga 0,4 liter air,” ujar Teino.
Rekomendasi tersebut sejalan dengan pedoman Aerospace Medical Association (AsMA) yang menyarankan konsumsi sekitar 0,25 liter air per jam selama penerbangan.
“Kelembapan di dalam kabin biasanya rendah: sekitar 20 persen. Kelembapan rendah dapat menyebabkan sedikit ketidaknyamanan, terutama kulit kering dan iritasi mata bagi orang yang sensitif… Minumlah sekitar 8 oz (277 ml) air setiap jam,” tulis dalam panduan berjudul
Health Tips for Airline Travel
.
Meski demikian, Teino menambahkan, kebutuhan cairan tentu bakal berbeda pada setiap orang. Akan tetapi gejala seperti sakit kepala, kelelahan, mual, dan mulut kering menjadi tanda yang mudah dikenali ketika tubuh mulai kekurangan cairan.
Risiko dehidrasi juga perlu lebih diperhatikan pada anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Kelompok ini cenderung lebih rentan mengalami dampak dari kekurangan cairan selama perjalanan udara.
Cara tetap terhidrasi saat naik pesawat
Supaya tubuh tetap terhidrasi selama penerbangan, berikut beberapa cara yang dapat penumpang pesawat lakukan, dilansir dari Health.
1. Minum air sebelum naik pesawat
Jangan tunggu sampai merasa haus untuk mulai minum. Rasa haus merupakan tanda bahwa tubuh sudah mulai kekurangan cairan. Karena itu, perbanyak minum air beberapa jam sebelum lepas landas.
2. Bawa botol minum sendiri
Membawa botol minum atau tumbler ulang memudahkan Anda untuk memenuhi kebutuhan cairan selama perjalanan. Isi botol setelah melewati pemeriksaan keamanan bandara dan minumlah secara berkala selama penerbangan.
3. Minum sedikit tetapi rutin
Daripada menghabiskan banyak air sekaligus, lebih baik minum dalam jumlah kecil tapi sering. Cara ini membantu tubuh menyerap cairan dengan lebih efektif selama penerbangan.
4. Konsumsi buah dan sayur kaya air
Selain dari minuman, cairan juga bisa diperoleh dari makanan. Buah dan sayur dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, stroberi, mentimun, tomat, dan seledri dapat membantu menjaga hidrasi tubuh.
5. Batasi konsumsi alkohol
Alkohol dapat meningkatkan produksi urine sehingga berpotensi mempercepat kehilangan cairan tubuh. Jika memilih minum minuman beralkohol, imbangi dengan segelas air putih.
6. Perhatikan asupan kafein
Kopi dan teh masih dapat dikonsumsi dalam jumlah wajar, terutama bagi yang sudah terbiasa mengonsumsi kafein. Namun, hindari konsumsi berlebihan karena dapat membuat Anda lebih sering ke toilet.
7. Jangan sengaja mengurangi minum
Sebagian penumpang mengurangi minum agar tidak perlu bolak-balik ke toilet pesawat. Padahal, kebiasaan ini justru dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Sesekali berjalan ke toilet juga membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar selama penerbangan.
[Gambas:Video carolinabeachfamilycampground]
(fef/fef)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Kronologi Drama Sarwendah vs Ruben Onsu Berebut Hak Asuh Anak
Baca lagi: Blake Lively Dipastikan Absen Nikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
Baca lagi: Jadwal Siaran Langsung Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026




14 Responses
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1083 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=2000, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://magic.ly/mpikyys/Seni-Menikmati-Hidup:-Menjelajahi-Pengalaman-Kuliner-yang-Tak-Terlupakan dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://protocol.ooo/en/users/epicureannycom/following juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di http://ritalin202.sakura.ne.jp/chelsea/log/eid46.html nyambung banget.
Artikel ini memiliki karakteristik sebagai dokumen literasi mendalam yang mampu menaikkan standar daya kritis masyarakat https://www.ifixit.com/Guide/Tennis+Racquet+Grip+Tape+Replacement/88945
Artikel ini laksana laboratorium pemikiran yang sukses menguji dan mengonfirmasi keabsahan sebuah hipotesis secara ilmiah http://foobar2000.xrea.jp/index.php?Playlist+Tree+%E8%A7%A3%E8%AA%AC
Saya menghargai cara penulis menyampaikan informasi secara runtut. Sebagai tambahan, saya mengunjungi https://wpsites.ucalgary.ca/gilkaplan/tag/covid-19/.
Ngebantu banget penjelasannya, mantap! Sekalian share aja, buat kalian yang butuh materi serupa bisa cek https://kldp.org/comment/351754 saya dapet banyak info juga dari sana.
Gaya ulasannya sangat dinamis, seolah-olah kita sedang berdiskusi langsung dengan pikiran sang penulis http://jp-mix.sakura.ne.jp/wp_02/?page_id=6
Artikel ini menyisakan ruang gema yang luas di pikiran saya, memicu perenungan bahkan setelah selesai membaca https://keto-max-science-gummies-ca-au-shark-ta.webflow.io/
Penjelasan mengenai metrik dan indikator di artikel ini sangat terstruktur.http://www.kufirst.center.ku.ac.th/28jul2567/
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=88093 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Penulis dengan sangat cerdik memberikan alternatif solusi yang hemat biaya namun memiliki efisiensi yang sangat tinggi bagi organisasi skala kecil https://prolifelabscbdgummiesanxiety20.godaddysites.com/